Buka Rakorda Baznas Sumut, Prof KH Noor Achmad MA: Kinerja Baznas Sumut Sudah Sangat Baik

MEDAN – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat Prof KH Noor Achmad MA menilai kinerja Baznas Sumut sudah sangat baik.

Hal itu diungkapkannya saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas Sumut melalui zoom meeting di aula hotel Khas Parapat, Rabu (8/11/2023).

Pada kesempatan itu, Pemprov Sumut melalui Pj Gubsu Hassanudin yang diwakili Kabiro Kesra Rahmadani Lubis memberikan tambahan bantuan operasional kepada Baznas Sumut sebesar Rp 2,5 miliar.

Juga penandatanganan MoU (kerjasama) antara Baznas Sumut dengan Kanwil Kemenag Sumut tentang penguatan pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Kanwil Kemenag Sumut.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Baznas Pusat Prof KH Noor Achmad MA
Ketua Badan Amil Zakat Nasional Baznas Pusat Prof KH Noor Achmad MA

Noor Achmad memberikan apresiasi atas kinerja Baznas Sumut yang transparan dan akuntabel.

Menurutnya, Ketua Baznas Sumut Prof Dr H Mohammad Hatta MA selalu memberikan laporan tentang perkembangan pengumpulan sekaligus perkembangan mustahik yang telah diberikan bantuan zakat.

“Untuk itu, Baznas Pusat memberikan apresiasi yang tinggi atas kinerja Baznas Sumut, karena target-target kepada mustahik sudah sangat luar biasa. Kami berharap apa yang sudah diperbuat ini agar diperkuat lagi dengan perencanaan yang lebih baik,” ujar Noor Achmad.

Ia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Mendagri Tito Karnavian yang telah mengeluarkan Surat Edaran No 400 Tahun 2023 yang intinya menginstruksikan kepada Pemprov, Pemkab dan Pemko untuk membantu Baznas di daerah masing-masing.

Surat Edaran itu juga berisi perintah kepada Pemda untuk membentuk jaringan pengumpul dan perencanaan target pengumpulan zakat. Artinya Baznas harus dilibatkan dalam Musrenbang di masing-masing Pemprov maupun Pemkab dan Pemko.

“Surat Edaran ini sangat luar biasa dan menunjukkan Kemendagri memberikan perhatian yang sangat besar dari daerah hingga pusat agar membantu keuangan Baznas,” ujarnya.

Kepada Baznas Kabupaten/Kota di Sumut, Noor Achmad berharap untuk segera melakukan koordinasi dengan Pemda masing-masing untuk mengimplementasikan Surat Edaran Mendagri itu.

Sebelumnya Ketua Baznas Sumut, Prof H Mohammad Hatta MA dalam sambutannya mengatakan, Rakorda ini dilaksanakan berdasarkan amanah Rakornas di Jakarta yang mencetuskan 17 resolusi yang ditujukan untuk memperkokoh kelembagaan Baznas.

Melalui Rakornas itu, juga didapat informasi dan penguatan-penguatan yang akan dikembangluaskan di Baznas di antaranya penguatan kelembagaan, infrastruktur, SDM dan jaringan.

“Untuk melakukan berbagai penguatan itu tentu dibutuhkan komitmen dan acuan dan pengendalian yang transparan dan akuntabel terkait perencanaan kerja, SOP dan penyusunan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT),” ujarnya.

Melalui Rakorda ini nantinya akan dilakukan koordinasi untuk memperkuat kedudukan Baznas sebagai lembaga pemerintah non struktural.

Rakorda ini, ujar Mohammad Hatta, sangat penting agar Baznas secara kelembagaan dapat terus berjalan dan berkembang sesuai dengan keinginan umat. Untuk itu, kepada seluruh peserta, Mohammad Hatta berharap kepada peserta agar aktif dan reaktif untuk mengikuti materi-materi yang disampaikan.

Menurutnya, sampai saat ini baru 16 Baznas Kabupaten/Kota di Sumut yang menyampaikan laporan. Dalam laporan itu ada berbagai kendala dalam penyampaian laporan, diantaranya pemahaman menterjemahkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Baznas (SIMBA), penyusunan RKAT dan rencana kerja.

“Untuk itu jangan sia-siakan waktu yang telah disepakati dalam Rakorda ini. Tegakkan disiplin pada Rakorda ini. Mengikuti setiap kegiatan pada waktu yang tepat, sehingga seluruh program kita saat ini bisa berjalan dengan sebaik-baiknya,” ujar Mohammad Hatta.

Hadir pada acara pembukaan Rakorda Baznas Sumut antara lain Pj Gubernur Sumut Hassanudin yang diwakili oleh Kabiro Kesra Setdaprovsu Rahmadani Lubis SE, Kakan Kemenag Sumut yang diwakili Kabid Penais dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf Abdul Azis MA, Pimpinan Baznas Kabupaten/Kota se Sumut, Kesra dan Kemenag Kabupaten/Kota yang belum ada Baznas serta Pengurus UPZ Baznas Sumut. (red)