Jika Kembali Diberi Tugas Oleh Presiden, DPP LPPI: Jenderal Dudung Sangat Mumpuni

JAKARTA – Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar, menilai sosok Jenderal TNI (Purn) Dr H Dudung Abdurachman mampu menjadi inspiratif bagi kalangan muda.

Hal itu disampaikan Dedi Siregar dalam rilis persnya, Sabtu (28/10/2023). “Kisah perjalanan hidup Jenderal TNI (Purn) Dr H Dudung Abdurachman, dari seorang loper koran bisa menjadi Jenderal, akan menjadi motivasi kami pemuda, khususnya semua anak bangsa untuk terus mengejar cita-citanya,” tulis Dedi Siregar.

Jenderal TNI (Purn) Dr H Dudung Abdurachman SE MM seorang perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada tahun 2021 sampai 2023.

Namanya mulai dikenal setelah menjabat sebagai Pangdam Jaya/Jayakarta pada 27 Juli 2020 dengan pangkat Mayor Jenderal. “Saat menjabat di posisi ini, nama Dudung dengan cepat melambung karena siap pasang badan siapa saja yang mengganggu keamanan dan keharmonisan bangsa dan negara,” cerita Dedi.

Kemudian, Jenderal Dudung Abdurachman diangkat menjadi Pangkostrad pada 25 Mei 2021. “Tidak sampai enam bulan menjabat, ia dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang saat itu menjadi Panglima TNI. Setelah hampir 2 tahun menjabat sebagai KSAD,” ujarnya.

Selain itu, ungkap Dedi, Jenderal Dudung Abdurachman juga dinilai terlihat akrab dengan ulama, dan terlihat dekat dengan semua golongan. “Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman juga sering terlihat melakukan terobosan-terobosan, salah satunya merekrut para santri menjadi prajurit TNI,” kata Dedi Siregar.

Dudung Abdurachman, lanjutnya, juga kerap terlihat membantu setiap kesulitan rakyat, seperti membantu meningkatkan ketahanan dan kedaulatan pangan dan pengadaan fasilitas air bersih.

“Dudung telah mengijinkan masyarakat untuk menggarap lahan kosong milik TNI untuk ditanami tanaman pangan, seperti tanaman padi dan jagung. Ada 9.000 hektare lebih yang hasilnya diberikan ke masyarakat. Hal itu dilakukannya saat menjabat KSAD dalam membantu program pemerintahan Presiden Joko Widodo,” ungkap Dedi.

Di sisi lain, Jenderal TNI (Purn) Dudung dinilai mengharumkan nama TNI di kancah internasional. Sebab, kata Dedi Siregar, beliau banyak mendapatkan penghargaan dari negara sahabat. Seperti mendapatkan penghargaan tertinggi  yaitu ‘Combat Kagitingan Badge’, dari Panglima Angkatan Darat Filipina. Menerima penghargaan dua kualifikasi kemampuan militer dari AD Negara Singapura, dua penghargaan tersebut yaitu Ranpur Terrex dan Honorary Master Parachutist Wing.

“Penghargaan yang selama ini diberikan itu karena reputasi KSAD dan penghargaan itu tidak bisa dibeli, tidak bisa diminta. Ini harga diri bagi sebuah negara,” katanya lagi.

Dedi Siregar menambahkan, Jenderal TNI Dr Dudung sudah terbukti banyak menuai prestasi. “Oleh sebab itu, kami menilai, apabila Presiden Jokowi memberi tugas dan amanah kembali kepada Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, sangatlah tepat. Karena dia sosok yang mumpuni dan cukup pengalaman serta jenderal yang berperestasi. Dan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman adalah sosok yang tegak lurus kepada Presiden Jokowi Dodo. Otu adalah sikap yang tidak bisa dibantahkan oleh siapa pun,” katanya.

Dedi mengungkapkan, dari informasi yang ramai di media massa, nama Dudung santer diisukan akan dibidik oleh Jokowi untuk menjadi Kepala BIN menggantikan Jenderal (Purn) Budi Gunawan. (Kri/red)